Untitled Document

salam kenal dari saya (muaz)...kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan anda di kantor online kami. invest77 grup adalah perusahaan yang sudah kami rintis sejak tahun 1998 dan terus kami kembangkan sampai sekarang ini hingga menjadi beberapa unit usaha dan insya Allah akan terus kami tingkatkan kualitas maupun kuantitasnya ... bisnis yang kami kembangkan semuanya berbasis home business

INFO FORMASI CPNS MALANG RAYA KLIK DISINI : MALANG KOTA - KABUPATEN MALANG - BATU
PENGUMUMAN !!! UNTUK SEMENTARA INI INVEST77 TIDAK MENERIMA ANGGOTA BARU...TERIMAKASIH

Jadi Pengusaha Setelah Pensiun, Kenapa Tidak?

Jadi Pengusaha Setelah Pensiun, Kenapa Tidak?. Pensiun merupakan suatu proses perubahan yang besar dalam kehidupan kita. Mengubah kebiasaan bekerja sebagai karyawan yang selalu berhubungan dengan peraturan dan  budaya perusahaan selama puluhan tahun, menjadi individu yang bebas melakukan pilihan untuk mengisi sisa hidup ini tidaklah mudah. Apa mabudi cahyadiu dikata, kita harus menentukan pilihan.
Salah satu pilihan yang banyak diambil adalah melakukan bisnis  (wirausaha) untuk kegiatan setelah pensiun nanti. Mari kita bahas siasat jitu dalam menyikapi kehidupan baru sebagai pengusaha setelah pensiun.
Lantas, bagaimana kita memulainya? Pertama yang harus dilakukan adalah menguatkan keberanian anda.
Banyak orang mengurungkan niat menjadi pengusaha karena tidak mampu mengatasi rasa takut untuk memulai usaha. Takut gagal (bangkrut), takut tertipu dan masih banyak ketakutan-ketakutan yang lain.

  1. Mulailah usaha anda dengan mengembangkan ide-ide yang orisinal dan unik. Yang terpenting anda menyukai ide-ide tersebut. Bagaimana unik dan orisinalnya ide anda, kalau anda tidak menyukainya, anda akan melakukannya dengan setengah hati. Sesuatu yang kita lakukan dengan setengah hati, hasilnya tidak akan maksimal.
  2. Perencanaan Usaha dimulai dengan melakukan perencanaan keuangan pribadi setelah menerima pesangon dari perusahaan untuk mempertahankan kualitas sisa kehidupan anda cukup terjaga.
  3. Lunasi Hutang. Pastikan bahwa sudah tidak ada lagi kewajiban hutang kepada pihak lain. Hal ini penting untuk dilakukan mengingat tidak ada lagi pendapatan rutin (gaji) seperti masa anda masih bekerja.
  4. Sisihkan biaya hidup. Dalam  usaha, ada 2 hal yang akan terjadi, kalau tidak untung ya rugi. Awal usaha adalah proses awal belajar. Tentu resiko belum dapat mencetak keuntungan cukup besar. Disisi lain, kita sudah tidak ada lagi pendapatan rutin.
  5. Bentuk dana darurat. Usia yang sudah tidak muda lagi biasanya membutuhkan dana yang relatif lebih besar untuk menjaga kesehatan dibandingkan waktu kita masih muda.  Sisihkanlah sejumlah dana untuk keperluan tersebut, minimal setara dengan 3 bulan biaya hidup kita.
  6. Jika belum cukup, sisihkan sebagian uang pesangon untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
    Setelah peta pertahanan finansial pribadi anda sudah terencana dengan baik, barulah sisa pesangon yang masih ada kita manfaatkan sebagai modal pengembangan aset yang kita miliki.
  7. Kurang bijaksana bila seluruh dana yang tersedia di manfaatkan seluruhnya sebagai modal usaha. Harus ada dana cadangan untuk menghadapi kemungkinan usaha kita tidak berjalan dengan baik. Kami sarankan perbandingan antara Dana cadangan dan Modal usaha adalah sebagai berikut.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua…